in

Gaji Presiden Naik, Jokowi malu dan nolak tak seperti DPR yang ngotot minta tunjangan dan kenaikan gaji

Sebelumnya, usulan tentang kenaikan gaji serta tunjangan seorang Presiden ini dilontarkan oleh Ketua dari DPP PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan. Dia menilai bahwa sudah sangat wajah apabila gaji yang diterima oleh Presiden Joko Widodo naik sampai Rp 200 juta.

 

“Paling enggak Rp 200 juta. Tetapi, negara mampu enggak?” kata Trimedya di Kompleks Parlemen, Rabu (16/9).

 

Mengenai kenaikkan tunjangan gaji yang diterima oleh DPR. Berikut adalah daftar kenaikan tunjangan anggota DPR yang sudah disetujui:

 

1. Tunjangan Kehormatan
A) Ketua badan/komisi: Rp 4.460.000 naik menjadi Rp 6.690.000 (sempat diusulkan Rp 11.150.000)
B) Wakil ketua badan/komisi: Rp 4.300.000 naik menjadi Rp 6.450.000 (sempat diusulkan. Rp 10.750.000)
C) anggota: Rp 3.720.000 naik menjadi Rp 5.580.000 (sempat diusulkan Rp 9.300.000)

2. Tunjangan Komunikasi Intensif
A) Ketua badan/komisi: Rp 14.140.000 naik menjadi Rp 16.468.000 (sempat diusulkan Rp 18.710.000)
B) Wakil ketua: Rp 14.140.000 naik menjadi Rp 16.009.000 (sempat diusulkan Rp 18.192.000)
C) Anggota: Rp 14.140.000 naik menjadi Rp 15.554.000 (sempat diusulkan Rp 17.675.000)

3. Tunjangan Peningkatan Fungsi Pengawasan dan Anggaran
A) Ketua badan/komisi: Rp 3.500.000 naik menjadi Rp 5.250.000 (sempat diusulkan Rp 7.000.000)
B) Wakil ketua badan/komisi: Rp 3.000.000 naik menjadi Rp 4.500.000 (sempat diusulkan Rp 6.000.000)
C) Anggota: Rp 2.500.000 naik menjadi Rp 3.750.000 (sempat diusulkan Rp 5.000.000)

4. Bantuan Langganan Listrik dan Telepon
Total: Rp 5.500.000 naik menjadi Rp 7.700.000
Sempat diusulkan Rp 11.000.000

 

Bagaimana menurut Anda?

jenazah_wanita

KISAH INSPIRATIF : “Aku Bersyukur Ibuku Meninggal”

12036466_10204656067031835_280580166272022740_n

Nak, Jangan Tabur Bunga di Atas Makam Ayahmu