in

Bung Karno dan Jebakan Seks Marilyn Monroe Ala CIA

330018_soekarno-dan-marylin-monroe_663_382

Bintang Hollywood Marilyn Monroe dan Presiden Soekarno pernah bertemu di Amerika Serikat. Pertemuan ini menimbulkan isu dan kisah yang menarik.

Dalam buku Goddess The Secret Life of Marilyn Monroe, yang ditulis Anthony Summers, ada bagian yang menyebut tentang ada sebuah hubungan khusus yang terjalin antara keduanya.

Dr. Lambert Giebel (penulis buku Soekarno, 1901-1950 dan Soekarno, 1950-1970) mengatakan, sangat sulit dikonfirmasikan, apalagi untuk dibenarkan.

Pertemuan itu terjadi berkat andil Joshua Logan, sutradara film Bus Stop yang diperani oleh Marilyn. Logan bertemu Bung Karno, ketika mengunjungi dan bertemu sekitar 200 pekerja film di Hollywood.

Logan membiarkan spekulasi sensitif beredar di kalangan wartawan dengan menyatakan, “Saya pikir mereka berdua melakukan pertemuan lanjutan, setelah pesta itu,” katanya.

Dalam Celebrity Secrets: Official Government Files on the Rich and Famous, Anthony Summers, seorang yang mempunyai otoritas menulis tentang Monroe menyebut selama syuting film Bus Stop pada 1956, Marilyn bertemu dengan Presiden Indonesia, Achmed Soekarno.

“Dia ingin memberitahu temannya Robert Slatzer bahwa ia dan Soekarno telah ‘menghabiskan malam bersama’,”

baca juga:

Misteri Aneh Rumah Bung Karno yang Bisa Menghilang

Ini Alasan Kenapa Tentara Amerika Takut Jika Serang Indonesia

 

CIA jebak Bung Karno dengan seks

Dalam buku ini, Nick dan Nicholas juga mengungkapkan adanya rekaman (antara 1957 dan 1958) yang mengindikasikan keterlibatan CIA dalam segala bentuk kejahatan untuk menumbangkan Soekarno yang dipandang AS bertanggung jawab mengarahkan negaranya pada komunisme.

Kendati demikian, ketika AS merasa perlu untuk mengambil hati Soekarno, CIA pun untuk menggunakan seks sebagai jebakan. Marilyn Monroe adalah salah satu umpan dari rencana besar itu.

 

Menurut Joseph Smith, mantan pejabat CIA di Asia, dikutip dari buku Goddess: The Secret Lives of Marilyn Monroe konon memang ada pertemuan lanjutan antara Soekarno dan Monroe setelah malam itu. Dan, ada upaya untuk membuat Soekarno terus bersama Monroe.

 

“Pertengahan 1958, saya mendengar ada rencana untuk membawa mereka bersama ke ranjang,” tulis Joseph Smith di buku itu.

Para Wanita, Jangan Lakukan Hal Berikut Ketika Haid

Hati-Hati Buat Para Wanita, Jangan Lakukan Hal Berikut Ketika Haid! Baca Sebelum Menyesal

wanita+bertudung+nafsu+tinggi

Ini Hukumnya jika Seorang Suami Meminum air Susu Istrinya